Pagar adalah salah satu bagian dari rumah yang dapat mencerminkan seluruh isi kediaman Anda. Hal ini karena letak pagar di depan rumah yang akan langsung di lihat oleh tamu yang lewatmaupun berkunjung di tempat Anda. Pagar menjadi sebuah kelengkapan yang bisaAnda terapkan pada desain rumah minimalis. Untuk jenis bahan dasar pembuatan
pagar sangat beraneka ragam yang dapat membingungkan Anda untuk memilih salah satunya.

Dalam memilih jenis bahan dasarpagar rumah, Anda sebaiknya jangan melupakan fungsi utama dari pagar itu sendiri yaitu sebagai pembatasan privasi dan keamanan. Walaupun banyak fungsi tambahan dari sebuah pagar yaitu sebagai kelengkapan rumah untuk membuat tampilan rumah menjadi lebih indah, menarik dan berkelas. Untuk pemilik rumah
minimalis, desain pagar minimalis juga dapat Anda padukan untuk melengkapikeindahan rumah.

Dengan banyaknya pilihan jenispagar rumah minimalis, Anda dapat mencoba salah satunya yaitu model pagar rumah batu alam. Penggunaan dari batu alam sebagai pagar rumah akan menambak kesan alami dan natural. Perpaduan dengan tanaman didalam pagar rumah akan menyatukan konsep antara pagar dan halaman rumah. Anda harus pandai-pandai dalam memilihperpaduan utnuk jenis pagar ini agar tidak terjadi kejenjangan antara pagar dan konsep rumah.

Tips Menggunakan Pagar Dari Batu Alam

Tips menggunakan pagar dari batu alam

Pagar berbahan dasar batu alam juga akan menimbulkan kesan artistik dan klasik pada rumah Anda. Selain memadukan dengan tanaman pilihan kedua Anda dapat memadukannya dengan kayu pada pagar rumah. Kedua bahan ini sangat cocok dipadukan, asalkan Anda mengerti dengan jelas perpaduan yang akan diterapkan.

Anda dapat membuat pagar dari batualam berukuran sedang sehingga konsep dalam rumah dapat terlihat. Setelah Anda yakin memilih pagar batu alam, jangan melupakan tentang corak dari batu alam yang akan dipilih. Corak batu alam yang sering digunakan adalah corak RTM, corak daun sirih, corak catur dan corak Napoli. Dan penggunaan batu alam paling sering adalah batu kuning, andesit bintik dan andesit polos.

Untuk masalah biaya, Anda juga perlu mempertimbangkannya dengan matang-matang. Tingkat kesulitan desain pagartentunya akan menambah biaya yang harus Anda keluarkan. Jenis batu adalah jenis material yang keras dan butuh lama pengerjaannya. Semakin keras batu yang Anda pilih maka semakin banyak tenaga yang dibutuhkan dan semakin besar biaya yang dikeluarkan.

Proses pemotongan batuan akan memakan waktu yang lama dan pemasangannya juga membutuhkan ketelitian agarhasil maksimal. Kemudian perlu juga Anda pertimbangan mengenai tingkat kerumitan dari desain pagar. Perhitungkan pengeluaran Anda mengenai pagar, jangan sampai membengkak hanya untuk pemasangannya. Karena masih banyak biaya yang harus Anda keluarkan untuk mendesain isi rumah.

Terakhir, tidak ada salahnya bila Anda melakukan konsultasi kepada ahli yang dapat dipercaya. Hal ini dapat menghindarkan Anda dari oknum produsen nakal. Anda perlu berhati-hati karena saat ini marak oknum yang memalsukan batu alam untuk menambah keuntungan.

Konsultasi via Whatsapp !